Portal Resmi Berita dan Informasi Kampus Biru

Advertisement

Semangat Solidaritas Akademik, ITB Riau Pesisir Salurkan Bantuan bagi Mahasiswa Terdampak Kebakaran

Dumai, 28/09/2026 — Semangat solidaritas dan kepedulian terhadap mahasiswa kembali diwujudkan oleh Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir (ITB Riau Pesisir). Civitas Akademika ITB Riau Pesisir melalui Rektor Dra. Hj. Sirlyana, M.P. bersama Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan Dr. Ir. H. Yusrizal, M.M., IPM., menyerahkan bantuan atau santunan secara langsung kepada Tutut Windi Aprilia, mahasiswa Program Studi Teknik Industri yang terdampak musibah kebakaran rumah di wilayah Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar ITB Riau Pesisir terhadap mahasiswa yang sedang menghadapi musibah. Kehadiran pimpinan kampus secara langsung diharapkan dapat memberikan dukungan moral sekaligus membantu meringankan beban yang dihadapi Tutut Windi Aprilia dan keluarganya.

Tutut Windi Aprilia merupakan mahasiswa Program Studi Teknik Industri semester 8. Sebelum musibah kebakaran tersebut terjadi, Tutut telah menyelesaikan sidang akhir skripsi, sehingga saat ini berada pada tahap akhir perjalanan akademiknya di ITB Riau Pesisir.

Bagi institusi, kondisi tersebut menjadi perhatian tersendiri. Di tengah proses menuju penyelesaian studi, mahasiswa harus menghadapi musibah yang berdampak terhadap tempat tinggal dan kehidupan keluarganya. Karena itu, ITB Riau Pesisir berupaya menunjukkan bahwa mahasiswa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar institusi.

Rektor ITB Riau Pesisir, Dra. Hj. Sirlyana, M.P., menyampaikan rasa empati dan dukungan kepada Tutut beserta keluarganya. Bantuan yang diserahkan diharapkan dapat memberikan manfaat dan menjadi bentuk nyata kehadiran kampus dalam mendampingi mahasiswa ketika menghadapi kondisi sulit.

“Kami dari keluarga besar ITB Riau Pesisir turut prihatin atas musibah yang dialami ananda Tutut dan keluarga. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas dari sivitas akademika. Semoga dapat sedikit meringankan beban dan memberikan semangat untuk terus melangkah,” ujar Rektor ITB Riau Pesisir.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan, Dr. Ir. H. Yusrizal, M.M., IPM., turut memberikan dukungan kepada Tutut agar tetap kuat dan optimistis dalam menghadapi situasi tersebut.

Sebagai mahasiswa yang telah menyelesaikan sidang akhir skripsi, Tutut diharapkan dapat melanjutkan tahapan akhir penyelesaian studinya dengan baik. Dukungan dari lingkungan akademik menjadi bagian penting dalam memberikan motivasi agar mahasiswa tetap memiliki semangat untuk menyelesaikan pendidikan meskipun menghadapi tantangan di luar lingkungan kampus.

Kepedulian terhadap mahasiswa merupakan bagian dari upaya ITB Riau Pesisir dalam membangun budaya akademik yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian intelektual, tetapi juga menjunjung nilai kemanusiaan, empati, solidaritas, dan kebersamaan.

Perguruan tinggi pada hakikatnya bukan hanya ruang pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kompetensi. Lebih dari itu, kampus merupakan lingkungan yang turut membentuk karakter dan nilai sosial mahasiswa. Semangat saling mendukung dalam menghadapi musibah menjadi salah satu wujud nyata dari nilai tersebut.

Penyerahan bantuan kepada Tutut Windi Aprilia juga menjadi refleksi bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur melalui capaian akademik, tetapi juga melalui kemampuan membangun ekosistem pendidikan yang peduli terhadap kondisi dan keberadaan setiap anggota sivitas akademika.

ITB Riau Pesisir berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi Tutut dan keluarga untuk bangkit setelah musibah. Sivitas akademika ITB Riau Pesisir juga mendoakan agar Tutut diberikan kekuatan, ketabahan, serta kelancaran dalam menyelesaikan seluruh proses akademik hingga tuntas.

Melalui semangat solidaritas tersebut, ITB Riau Pesisir terus berkomitmen membangun lingkungan pendidikan tinggi yang unggul, berkarakter, humanis, dan peduli, dengan menjadikan mahasiswa sebagai bagian penting dari keluarga besar institusi.


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *