Portal Resmi Berita dan Informasi Kampus Biru

Advertisement

PKKMB 2026 ITB Riau Pesisir Resmi Ditutup, Rektor dan Ketua Dewan Pembina Tekankan Karakter, Kompetensi, dan Integritas Mahasiswa

Dumai, 12 September 2026 — Rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir (ITB Riau Pesisir) resmi berakhir, Sabtu (12/9/2026). Penutupan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 September 2026, tersebut menjadi momentum reflektif sekaligus awal bagi mahasiswa baru untuk memasuki perjalanan akademik di lingkungan perguruan tinggi.

Penutupan PKKMB dilakukan oleh Ketua Dewan Pembina YLPI Dumai, dr. H. Sunaryo, dan dihadiri Rektor ITB Riau Pesisir, Dra. Hj. Sirlyana, M.P., bersama jajaran pimpinan institusi, pimpinan lembaga, pimpinan program studi, para dosen, tenaga kependidikan, karyawan, serta staf ITB Riau Pesisir.

Turut hadir Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Ir. Surya Indrawan, S.T., M.T., Wakil Rektor II Bidang Keuangan (Dr. Cand.) Ir. Juni S., S.T., M.T., dan Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan Dr. Ir. H. Yusrizal, M.M., IPM.

Hadir pula Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Dr. Ir. Wetri Febrina, S.T., M.T., Sekretaris LPPM Merina Pratiwi, S.Si., M.Si., Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) (Dr. Cand.) Ir. Fitra, S.T., M.Sc., serta Sekretaris LPMI Hanifatul Rahmi, S.Pd., M.Pd.

Rektor: PKKMB Menjadi Titik Awal Perjalanan Akademik

Dalam sambutannya, Rektor ITB Riau Pesisir Dra. Hj. Sirlyana, M.P. menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan sivitas akademika yang telah mendukung pelaksanaan PKKMB 2026.

Menurut Rektor, berakhirnya PKKMB bukan berarti berakhirnya proses pengenalan mahasiswa terhadap kehidupan kampus. Sebaliknya, kegiatan tersebut menjadi titik awal bagi mahasiswa untuk menjalani proses akademik secara lebih mandiri dan bertanggung jawab.

“Mahasiswa baru harus mampu menjadikan kampus sebagai ruang untuk belajar, berkembang, dan membangun masa depan. Proses pendidikan tidak hanya berbicara tentang nilai akademik, tetapi juga tentang karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, etika, dan kemampuan bekerja sama,” ujar Dra. Hj. Sirlyana, M.P.

Rektor juga mengajak mahasiswa baru untuk aktif memanfaatkan berbagai kesempatan yang tersedia di lingkungan kampus, baik dalam kegiatan akademik maupun nonakademik.

Menurutnya, mahasiswa perlu membangun budaya belajar yang positif, berani mengembangkan gagasan, mengikuti kegiatan kemahasiswaan, serta menjalin komunikasi yang baik dengan dosen dan tenaga kependidikan.

“Jalani proses pendidikan dengan sungguh-sungguh. Bangun prestasi, kembangkan kompetensi, dan tetap menjaga integritas. Jadilah mahasiswa yang mampu membawa nama baik diri sendiri, keluarga, dan ITB Riau Pesisir,” pesannya.

Ketua Dewan Pembina: Ilmu Harus Berjalan Bersama Karakter

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina YLPI Dumai dr. H. Sunaryo secara resmi menutup rangkaian PKKMB 2026.

Dalam sambutannya, dr. H. Sunaryo menekankan pentingnya keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter. Menurutnya, pendidikan tinggi harus mampu melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab moral.

“Ilmu pengetahuan harus berjalan bersama karakter. Jadilah mahasiswa yang sungguh-sungguh belajar, menghargai proses, menjaga etika, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat,” pesan dr. H. Sunaryo.

Ia juga mendorong mahasiswa baru agar memiliki semangat untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan selama menjalani pendidikan.

Menurutnya, perjalanan menjadi seorang sarjana membutuhkan proses panjang yang harus dijalani dengan disiplin, ketekunan, dan komitmen.

“Jangan hanya mengejar gelar. Bangun kemampuan dan kepribadian yang akan menjadi bekal ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat,” lanjutnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat kepada mahasiswa bahwa pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab yang lebih luas, yakni mempersiapkan generasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan.

Empat Program Studi Menjadi Bagian dari Penyambutan Mahasiswa Baru

Pelaksanaan PKKMB 2026 juga mendapat dukungan penuh dari empat program studi unggulan ITB Riau Pesisir.

Program Studi Teknik Industri dipimpin oleh Ketua Program Studi (Dr. Cand.) Ir. Trisna Mesra, S.T., M.T., bersama Sekretaris Program Studi (Dr. Cand.) Ir. Azmi, S.T., M.Sc.

Program Studi Teknik Informatika dipimpin oleh Ketua Program Studi Ir. Mustazzihim Suhaidi, S.Kom., M.Kom., MTA, MCE, MCF, bersama Sekretaris Program Studi Ir. Khairul Azmi, S.T., M.Kom.

Program Studi Teknik Sipil dipimpin oleh Ketua Program Studi Assoc. Prof. Dr. Ir. H. Nuryasin Abdillah, M.Si., IPU., ACPE., APEC Eng., ASEAN Eng., bersama Sekretaris Program Studi Dr. Ir. Susy Srihandayani, S.T., M.T.

Sementara Program Studi Bisnis Digital dipimpin oleh Ketua Program Studi Ir. Nurhadi, S.Kom., M.Pd., M.Kom., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., MTA, MCE, MCF, bersama Sekretaris Program Studi John Suarlin, S.E., M.M.

Kehadiran para pimpinan program studi bersama dosen menjadi bagian dari komitmen akademik untuk memastikan mahasiswa baru memperoleh pendampingan sejak awal perjalanan pendidikan mereka.

LPPM dan LPMI Hadir Perkuat Ekosistem Akademik

Selain pimpinan perguruan tinggi dan program studi, penutupan PKKMB juga dihadiri jajaran LPPM dan LPMI.

Kehadiran Ketua LPPM Dr. Ir. Wetri Febrina, S.T., M.T. dan Sekretaris LPPM Merina Pratiwi, S.Si., M.Si. memperlihatkan pentingnya pengenalan mahasiswa terhadap budaya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara kehadiran Ketua LPMI (Dr. Cand.) Ir. Fitra, S.T., M.Sc. bersama Sekretaris LPMI Hanifatul Rahmi, S.Pd., M.Pd. menjadi bagian dari penguatan budaya mutu dalam lingkungan akademik ITB Riau Pesisir.

Hal tersebut menunjukkan bahwa proses pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya berlangsung melalui kegiatan pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga didukung oleh penelitian, pengabdian kepada masyarakat, penjaminan mutu, serta berbagai aktivitas pengembangan mahasiswa.

Dosen, Tenaga Kependidikan, Karyawan, dan Staf Bersama Mahasiswa Baru

Penutupan PKKMB 2026 juga diikuti oleh para dosen, tenaga kependidikan, karyawan, dan staf ITB Riau Pesisir.

Keterlibatan seluruh unsur tersebut menjadi gambaran bahwa keberhasilan mahasiswa merupakan tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika. Dosen berperan dalam proses pembelajaran dan pembimbingan akademik, sementara tenaga kependidikan dan unsur pendukung lainnya memastikan layanan pendidikan dapat berjalan secara optimal.

Kebersamaan tersebut sekaligus membangun suasana kampus yang lebih dekat dan humanis bagi mahasiswa baru.

PKKMB Berakhir, Perjalanan Akademik Dimulai

Selama tiga hari pelaksanaan, PKKMB 2026 menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan ITB Riau Pesisir sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kehidupan akademik.

Berakhirnya PKKMB menjadi penanda bahwa mahasiswa baru kini memasuki tahap berikutnya: menjalani proses pembelajaran, mengembangkan kompetensi, membangun prestasi, serta mengambil bagian dalam kehidupan akademik dan kemahasiswaan.

Dengan dukungan pimpinan, program studi, lembaga, dosen, tenaga kependidikan, karyawan, dan seluruh sivitas akademika, ITB Riau Pesisir berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong mahasiswa untuk tumbuh sebagai insan akademik yang kompeten, berintegritas, kreatif, adaptif, dan memiliki kepedulian sosial.

PKKMB 2026 resmi ditutup. Namun, bagi mahasiswa baru ITB Riau Pesisir, perjalanan sesungguhnya baru dimulai—perjalanan untuk belajar, bertumbuh, berprestasi, dan kelak memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *