
Dumai, 31-07-2026 – Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir (ITB Riau Pesisir) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi, kewirausahaan, dan transformasi digital melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dua dosen ITB Riau Pesisir, Ir. Desyanti, M.Kom. dan Ir. Nurhadi, S.Kom., M.Pd., M.Kom., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan Workshop Strategi dan Pengembangan Pemasaran Produk/Jasa pada Marketplace yang diselenggarakan oleh SMK Perikanan Provinsi Riau, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kail Emas SMK Perikanan Provinsi Riau, Jalan Cenderawasih No. 01 Kota Dumai, merupakan bagian dari implementasi Bantuan Pemerintah Program Proyek Kreatif dan Kewirausahaan Tahun 2026. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta didik dalam bidang kewirausahaan, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pengembangan dan pemasaran produk.
Workshop ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda vokasi agar memiliki kemampuan adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai bagaimana membangun strategi pemasaran modern dengan memanfaatkan berbagai platform marketplace dan media digital.
Kepala SMK Perikanan Provinsi Riau, Hj. Dewi Marlina, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar terhadap dunia usaha. Oleh karena itu, siswa sekolah vokasi perlu dibekali kemampuan kewirausahaan berbasis digital agar mampu menciptakan peluang usaha dan memiliki daya saing setelah menyelesaikan pendidikan.
“Penguasaan teknologi digital, khususnya dalam pemasaran produk dan jasa, menjadi kompetensi penting bagi peserta didik. Melalui workshop ini, kami berharap siswa mampu mengembangkan kreativitas, menghasilkan produk bernilai ekonomi, serta memahami strategi pemasaran yang sesuai dengan kebutuhan pasar saat ini,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Ir. Nurhadi, S.Kom., M.Pd., M.Kom., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. menyampaikan materi mengenai strategi pemasaran digital, pemanfaatan marketplace, penguatan branding produk, serta optimalisasi teknologi informasi dalam pengembangan bisnis.
Menurutnya, perkembangan ekonomi digital telah membuka peluang besar bagi generasi muda untuk menjadi pelaku usaha kreatif.
“Di era transformasi digital, menghasilkan sebuah produk saja belum cukup. Generasi muda juga harus memahami bagaimana membangun identitas produk, melakukan promosi yang efektif, mengelola konten digital, serta memanfaatkan marketplace agar produk mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” jelas Ir. Nurhadi.
Ia menambahkan bahwa kemampuan digital marketing menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh siswa sekolah vokasi. Dengan penguasaan teknologi informasi, siswa tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui inovasi dan kewirausahaan berbasis digital.
Sementara itu, Ir. Desyanti, M.Kom. memberikan penguatan materi terkait pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan marketplace, strategi komunikasi digital, serta pentingnya literasi digital dalam membangun kepercayaan konsumen.
Ia menjelaskan bahwa marketplace memberikan ruang yang luas bagi pelaku usaha pemula untuk memasarkan produk tanpa terbatas oleh wilayah.
“Melalui platform digital, produk lokal yang dihasilkan siswa dapat dikenalkan kepada masyarakat yang lebih luas. Namun, keberhasilan pemasaran digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga bagaimana pelaku usaha mampu menyusun strategi, menyajikan konten menarik, dan memahami kebutuhan pelanggan,” ungkapnya.
Peserta workshop yang terdiri dari siswa dan guru SMK Perikanan Provinsi Riau terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Berbagai diskusi interaktif berlangsung, mulai dari strategi membuat katalog produk digital, teknik promosi melalui media sosial, pengelolaan toko online, hingga peluang pengembangan usaha berbasis produk kreatif siswa.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara ITB Riau Pesisir dan SMK Perikanan Provinsi Riau dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan industri digital.
Keterlibatan dosen ITB Riau Pesisir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mentransfer ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi kepada masyarakat serta institusi pendidikan.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah vokasi ini, diharapkan lahir generasi muda yang memiliki kemampuan kewirausahaan, kreativitas, serta kompetensi digital yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
ITB Riau Pesisir berkomitmen untuk terus memperluas kontribusi akademiknya melalui kolaborasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat guna menciptakan sumber daya manusia yang profesional, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.













Leave a Reply