
Dumai, 16-12-2025. — Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir (ITB Riau Pesisir) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di dunia pendidikan melalui pelaksanaan pendampingan akademik dalam rencana pengembangan Aplikasi Presensi Siswa Berbasis RFID di SMP Negeri 11 Dumai. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan dan teknologi.
Pendampingan ini diarahkan pada perencanaan pengembangan aplikasi presensi yang diberi nama “SAPA SIJUARA” (Sistem Absensi Peserta Didik Sekolah Integratif Jujur, Aman, dan Ramah). Inisiatif tersebut sejalan dengan visi SMP Negeri 11 Dumai di bawah kepemimpinan Rosmala Dewi, S.Pd.I., M.M., yang berupaya meningkatkan kualitas tata kelola sekolah melalui pemanfaatan teknologi informasi yang efektif, transparan, dan berkelanjutan.
Tim pendamping dari ITB Riau Pesisir dipimpin oleh Ir. Nurhadi, S.Kom., M.Pd., M.Kom., Ph.D., selaku Ketua Program Studi Bisnis Digital, dengan dukungan Muhammad Taufik Hidayat, S.Kom., MCF., yang merupakan alumni ITB Riau Pesisir. Kolaborasi antara dosen dan alumni ini mencerminkan sinergi akademik dalam pengembangan solusi teknologi yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan mitra sekolah.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Tim IT ITB Riau Pesisir melaksanakan presentasi dan demonstrasi aplikasi secara komprehensif yang bertempat di SMP Negeri 11 Dumai. Kegiatan ini memanfaatkan Smart Digital Screen Merah Putih dan diikuti oleh para guru serta operator sekolah. Pada sesi tersebut, tim memaparkan latar belakang pengembangan sistem, arsitektur aplikasi, alur presensi berbasis RFID, hingga simulasi penggunaan sistem yang dirancang ramah pengguna dan mudah diimplementasikan di lingkungan sekolah.

Secara teknis, aplikasi SAPA SIJUARA dirancang menggunakan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) dengan kartu identitas siswa berchip RFID sebagai media utama presensi. Setiap proses check-in dan check-out siswa akan tercatat secara otomatis dan real-time ke dalam database berbasis web yang terpusat. Sistem ini direncanakan dapat diakses oleh berbagai pemangku kepentingan sekolah, mulai dari wali kelas, operator/admin, kepala sekolah, hingga wali murid, sesuai dengan hak akses masing-masing.
Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir, Dra. Hj. Sirlyana, M.P., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi strategis antara ITB Riau Pesisir dan SMP Negeri 11 Dumai.
“ITB Riau Pesisir berkomitmen untuk terus menjalankan peran Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, melalui pemanfaatan keilmuan dan inovasi teknologi yang aplikatif. Pendampingan pengembangan aplikasi presensi siswa berbasis RFID ini merupakan wujud nyata kontribusi dosen dan alumni dalam mendukung transformasi digital di satuan pendidikan,” ujar Dra. Hj. Sirlyana, M.P.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa penerapan sistem presensi digital seperti SAPA SIJUARA diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi administrasi sekolah, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berbasis data.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap SMP Negeri 11 Dumai dapat menjadi percontohan dalam penerapan konsep Smart School di Kota Dumai. ITB Riau Pesisir akan senantiasa membuka ruang kerja sama dengan sekolah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong inovasi pendidikan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui kegiatan pendampingan ini, ITB Riau Pesisir menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam peningkatan mutu layanan pendidikan serta memperkuat pemanfaatan teknologi digital di lingkungan sekolah menengah.













Leave a Reply