
Pekanbaru, 22-06-2026. – Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir (ITB Riau Pesisir) terus memperluas jejaring kemitraan akademik dengan menjalin kerja sama strategis bersama Universitas Lancang Kuning (UNILAK). Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang menjadi landasan bagi penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan inovasi digital.
Penandatanganan MoU berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi dan dihadiri oleh pimpinan kedua perguruan tinggi beserta jajaran fakultas dan program studi yang akan menjadi penggerak implementasi kerja sama di masa mendatang.
Dari pihak ITB Riau Pesisir, penandatanganan dilakukan oleh Rektor, Dra. Hj. Sirlyana, M.P., yang didampingi Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan, Dr. Ir. H. Yusrizal, M.M., IPM., Ketua Program Studi Teknik Informatika, Ir. Mustazzihim Suhaidi, S.Kom., M.Kom., MTA, MCE, MCF., serta Ketua Program Studi Bisnis Digital, Ir. Nurhadi, S.Kom., M.Pd., M.Kom., Ph.D., IPM., MTA, MCE, MCF.
Sementara itu, Universitas Lancang Kuning diwakili langsung oleh Rektor, Prof. Dr. Junaidi, S.S., M.Hum., yang didampingi jajaran dekan, wakil dekan, serta Ketua Program Studi Teknik Informatika dan Ketua Program Studi Bisnis Digital.
Rektor ITB Riau Pesisir, Dra. Hj. Sirlyana, M.P., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam membangun budaya akademik yang kolaboratif serta memperkuat kualitas pendidikan tinggi melalui sinergi antarlembaga.
“Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi dosen, mahasiswa, dan masyarakat. Melalui pertukaran pengetahuan, riset bersama, dan inovasi digital, kita dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri,” ujarnya.
MoU ini mencakup berbagai ruang lingkup kerja sama, di antaranya pengembangan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), pelaksanaan penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran dosen dan mahasiswa, penyelenggaraan seminar nasional dan internasional, pelatihan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Keikutsertaan Program Studi Teknik Informatika dan Program Studi Bisnis Digital dari kedua perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengembangan keilmuan di bidang teknologi informasi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), transformasi digital, analisis data, dan bisnis berbasis teknologi.

Wakil Rektor III ITB Riau Pesisir, Dr. Ir. H. Yusrizal, M.M., IPM., menegaskan bahwa kemitraan ini akan membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik dan profesional melalui berbagai kegiatan kolaboratif.
“Mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam penelitian bersama, program pertukaran, seminar ilmiah, hingga pengembangan proyek inovasi yang mampu meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Studi Teknik Informatika ITB Riau Pesisir, Ir. Mustazzihim Suhaidi, S.Kom., M.Kom., MTA, MCE, MCF., menyampaikan bahwa sinergi ini akan mendorong pengembangan riset terapan dan inovasi teknologi yang dapat memberikan solusi terhadap berbagai tantangan di masyarakat.
Sementara itu, Ketua Program Studi Bisnis Digital ITB Riau Pesisir, Ir. Nurhadi, S.Kom., M.Pd., M.Kom., Ph.D., IPM., MTA, MCE, MCF., menambahkan bahwa kolaborasi antarprogram studi menjadi peluang untuk mengembangkan ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif melalui integrasi teknologi digital, kewirausahaan, dan riset multidisiplin.
Melalui penandatanganan MoU ini, ITB Riau Pesisir dan Universitas Lancang Kuning menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghasilkan inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya berbagai program unggulan yang mampu memperluas jejaring akademik, meningkatkan produktivitas riset dan publikasi ilmiah, serta mempersiapkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era transformasi digital menuju Indonesia Emas 2045.














Leave a Reply