ITB RIAU PESISIR

Portal Resmi Berita dan Informasi Kampus Biru

Advertisement

APTISI Provinsi Riau Selenggarakan Rapat Kerja ke-4 di Kampus ITB Riau Pesisir untuk Penguatan Tata Kelola dan Daya Saing Perguruan Tinggi Swasta

Dumai, 13-12-2025. — Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Pengurus Provinsi Riau menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) ke-4 di Kampus Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir (ITB Riau Pesisir) pada Sabtu, 13 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan forum strategis dalam rangka evaluasi kinerja organisasi serta penetapan arah kebijakan dan program kerja APTISI Provinsi Riau untuk periode 2022–2026, sekaligus merespons dinamika dan tantangan pengelolaan perguruan tinggi swasta (PTS) di Provinsi Riau.

Raker yang dimulai pada pukul 08.30 WIB tersebut dihadiri oleh pimpinan PTS se-Provinsi Riau, jajaran pengurus APTISI Provinsi dan Komisariat, perwakilan pemerintah daerah, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), serta unsur legislatif pusat.

Pembukaan dan Arahan Pimpinan

Sesi pembukaan diawali dengan sambutan Ketua APTISI Provinsi Riau, Prof. Dr. H. Syafrinaldi, S.H., M.CL, yang didampingi oleh Ketua APTISI Komisariat Dumai–Bengkalis, Dra. Hj. Sirlyana, M.P. Dalam sambutannya, Ketua APTISI Provinsi Riau menegaskan pentingnya penguatan tata kelola, peningkatan mutu akademik, serta sinergi antarpemangku kepentingan guna meningkatkan daya saing PTS di tingkat nasional dan internasional.

“APTISI Provinsi Riau berkomitmen mendorong perguruan tinggi swasta agar memiliki tata kelola yang baik, adaptif terhadap transformasi digital, serta mampu membangun jejaring kolaboratif dengan pemerintah, industri, dan mitra internasional,” ujar Prof. Dr. H. Syafrinaldi.

Senada dengan hal tersebut, Dra. Hj. Sirlyana, M.P. menyampaikan bahwa komisariat memiliki peran strategis dalam mengimplementasikan kebijakan APTISI di tingkat daerah.

“Komisariat Dumai–Bengkalis siap mengawal dan merealisasikan hasil Rapat Kerja agar program APTISI benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu dan akreditasi perguruan tinggi swasta anggota,” ungkapnya.

Dukungan regulator pendidikan tinggi disampaikan oleh Kepala LLDikti Wilayah XII Riau–Kepulauan Riau yang diwakili oleh Ibu Sunarti, S.P., M.M., sementara apresiasi dari Pemerintah Kota Dumai disampaikan oleh Bapak Hermanto, S.Sos., M.Si, Staf Ahli Wali Kota Dumai Bidang Hukum dan Politik.

Rapat Kerja ke-4 APTISI Provinsi Riau secara resmi dibuka oleh Pemerintah Provinsi Riau melalui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau mewakili Plt. Gubernur Riau. Kegiatan pembukaan ditutup dengan pengarahan dari Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Hj. Karmila Sari, S.Kom., M.M., yang memberikan perspektif kebijakan legislatif dan dukungan anggaran terhadap pengembangan pendidikan tinggi nasional.

Agenda Pleno dan Penetapan Program Kerja

Rapat Kerja dilanjutkan dengan dua sesi pleno utama. Pleno I membahas laporan keuangan serta evaluasi pelaksanaan program kerja APTISI Tahun 2024/2025, sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi organisasi. Pleno II difokuskan pada perumusan dan penetapan Program Kerja Prioritas Tahun 2025/2026, yang diarahkan pada penguatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan mutu akademik, pemanfaatan teknologi informasi, serta perluasan jejaring kerja sama nasional dan internasional.

Hasil pleno menjadi dasar strategis bagi APTISI Provinsi Riau dalam mengawal pengembangan dan peningkatan daya saing PTS di tengah dinamika perubahan kebijakan dan perkembangan global.

Penguatan Kerja Sama Internasional

Sebagai tindak lanjut konkret dari hasil Rapat Kerja, APTISI Provinsi Riau mengagendakan kegiatan kunjungan kerja sama (MoU) dan Job Fair ke Universiti Melaka (UniMel), Malaysia, yang akan dilaksanakan pada 14–15 Desember 2025.

Melalui penyelenggaraan Rapat Kerja ke-4 ini, APTISI Provinsi Riau menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membina dan mengembangkan perguruan tinggi swasta yang unggul, berdaya saing, dan berorientasi global.


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *